MASIGNCLEAN102

HTN vs HAN

Tidak sedikit yang masih memperdebatkan antara Hukum Tata Negara atau disingkat HTN, dengan Hukum Administrasi Negara yang disingkat HAN. Selain itu, akan dibahas juga tentang sumber hukum HTN.

HTN vs HAN dan Sumber Hukum HTN


Sebelumnya saya cuma mau mengatakan bahwa artikel ini bersumber dari catatan kuliah, ya berarti yang diterangkan oleh dosen dikelas, karena itu saya masukkan ke kategori Catatan Kuliah.
Tujuan saya memposting antara lain :
  • Supaya lebih mudah mengingat pelajaran karena yang diulang-ulang lebih lengket di memori
  • Siapa tahu bermanfaat bagi yang mempelajari topik serupa
  • Menambah jumlah postingan di blog anaksosial.com ini

Baiklah, kembali ke topik ya

A. HTN vs HAN

Teori tentang anggapan atas pandangan yang membedakan HTN dan HAN secara tegas dan secara tidak tegas adalah:
1. Teori Relativisme
Yang menganggap bahwa antara HTN & HAN itu bedanya cuma bersifat relatif.
Berarti tidak perlu dibuat perbedaan secara tegas.
Perbedaan yang terjadi cuma untuk kepentingan pengajaran dan pengembangan.

2. Teori Historis dan Utilitas
Berdasarkan sejarah di Belanda, HTN membahas hal yang berkaitan dengan pembentukan peraturan dan peradilan, sedangkan selebihnya termasuk bahasan dari HAN.

#Legislatif & Yudikatif  ➨ HTN, Eksekutif ➨HAN

B. Sumber Hukum HTN

Sumber nya adalah hal-hal yang berkaitan dengan ketatanegaraan.
Sumber hukum HTN yang utama adalah konstitusi.

Menurut Wirjono Prodjodikoro

Konstitusi berasal dari kata "constituer" yang berarti membentuk, yakni membentuk negara.

Ada pandangan yang menyatakan bahwa konstitusi = UUD
tetapi ada juga yang menyatakan konstitusi ≠ UUD.

Prof Sri Soemantri dan J.C.T Simorangkir mengatakan bahwa konstitusi = UUD

Sedangkan Prof M.Solly Lubis menyatakan konstitusi ≠ UUD.
Ia merujuk pada penjelasan UUD yang menyatakan bahwa selain hukum dasar tertulis, ada juga hukum dasar yang tidak tertulis



# Ada negara yg katanya "UUD nya tidak tertulis" seperti Inggris, meskipun sebenarnya ada namun tidak terdokumentasi

Konstitusi adalah hukum dasar yang menggambarkan keseluruhan sistem ketatanegaraan suatu negara.
Hal yang perlu kita ketahui dari konstitusi antara lain :
  • Materi Konstitusi
  • Klasifikasi Konstitusi
  • Nilai Konstitusi
  • Perubahan Konstitusi

Menurut Jan Steenbeek materi konstitusi terdiri atas

  1.  Perlindungan HAM dan Hak Warga Negara
  2.  Pengaturan tentang lembaga negara yang bersifat fundamental
  3.  Pengaturan tentang hubugan antara lembaga-lembaga negara yang juga bersifat fundamental

# Bedanya HAM dengan HWN (Hak Warga Negara)
HAM udah dari lahir kita peroleh
HWN hanya diterima ketika sudah menjadi warga suatu negara, dan berbeda-beda antara negara satu dengan negara lainnya.
Bila ada pertanyaan mana yang lebih memberi keuntungan lebih antara HAM dan HWN, maka HWN lah jawabannya, sebab seperti penjelasan diatas HAM itu diterima sejak lahir dan berlaku bagi seluruh manusia di muka bumi, sedangkan HWN antara satu negara dengan negara lain tentu berbeda-beda. Selain itu ada hak warga asli yang jelas berbeda dengan hak warga asing.

Menurut Miriam Budiardjo, materi konstitusi terdiri atas :

  1. Pengaturan tentang organisasi negara yang melingkupi bentuk dan susunan negara, alat-alat perlengkapan negara, tugas & wewenang, serta hubungan.
  2. Pengaturan tentang perlindungan HAM
  3. Mengatur tentang kemungkinan perubahan terhadap UUD
  4. Ada kalanya memuat hal-hal yang tida dapat diubah dari UUD tersebut.
# Ada 3 negara yang tidak memuat untu merubah UUD, yakni Inggris, Israel, dan Selandia Baru.
# Perancis adalah negara yang paling sering mengubah konstitusi, tetapi tetap saja ada bagian yang tidak bisa diubah. Oleh sebab itu, Prancis sering dijuluki "lab konstitusi".
# Pasal 37 ayat 5 UUD45, Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat dilakukan perubahan.


Menurut Lord Bryce motif dibuatnya konstitusi dalam suatu negara adalah :
  1. Adanya keinginan dari rakyat agar kepentigan mereka dilindungi dan untuk membatasi kekuasaan penguasa
  2. Adanya keinginan yang diperintah dan yang memerintah untuk dapat melindungi kepentingan rakyat
  3. Adanya keinginan dari pemerintah yang baru untuk dapat melindungi kepentingan rakyat
  4. Untuk menjamin hubungan yang harmonis antara negara-negara bagian dan antara negara federal (Khusus untuk negara Serikat)
# Masing-masing negara bagian punya konstitusi, dan yang dimaksud diatas adalah konstitusi yang berlaku untuk semua negara bagian.

Berkaitan dengan nilai-nilai konstitusi, kriterianya adalah "apakah konstitusi dilaksanakan dalam suatu negara" atas dasar itu, Karl Loewenstein menyebutkan nilai konstitusi terdiri atas :
  1. Nilai Normatif, yaitu bahwa konstitusi diakui dalam suatu negara dan dilaksanakan sepenuhnya.
  2. Nilai Nominal, yaitu bahwa konstitusi dilaksanakan tapi ada bagian-bagian dari konstitusi yang tidak dilaksanakan.
  3. Nilai Semantic, yaitu bahwa konstitusi diakui dalam suatu negara, tetapi dalan pelaksanaannya konstitusi dimanfaatkan untuk kepentingan penguasa. 
#Misalnya pada masa ORLA, konstitusi digunakan sebagai dasar kebijakan presiden untuk membubarkan partai politik, membubarkan DPR, mengangkat presiden seumur hidup.
Pada masa ORBA, atas nama konstitusi presiden punya kekuasaan yang sangat besar, presiden diangkat menjadi bapak pembangunan.


Nah, itu dia catatan kuliah yang saya dengar dan catat dalam kelas perkuliahan tanggal 13 September 2017 yang lalu, bila ada penulisan yang salah saya mohon maaf, dan silahkan anda koreksi bila menemukan hal yang salah.

BTW, tanda # artinya catatan tambahan dari suatu penjelasan diatasnya, atau melengkapi point-point sebelumnya.

Udah, itu aja ya, capek juga jari mengetik panjang gitu, semoga aja ada yang baca wkwkw😅

Salam, Pubiway😀


Share This :
Edwin

Berilah komentar secara wajar, baik dan benar.